Angka Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak di Bojonegoro Menurun

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro–Terbentuknya Satgas Perlindungan Perempuan Dan Anak (PPA) di setiap Kecamatan sejak tahun 2019 memberikan kontribusi besar terhadap penurunan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bojonegoro. Hal ini merupakan bentuk perlibatan masyarakat sebagai wujud partisipasi di dalam pembangunan, khususnya pemberdayaan perempuan dan anak.

Seperti di ketahui, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak Kabupaten Bojonegoro di tahun 2020 sejumlah 61 kasus, tahun 2021 sebesar 50 kasus, dan di tahun 2022 per Agustus sejumlah 28 kasus. Hal tersebut disampaikan oleh Heru Sugiharto selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Bojonegoro dalam acara Pembinaan Dan Pengukuhan Satgas Perlindungan Perempuan Dan Anak (PPA) Jumat, (9/09/2022) di Aula Gedung Angling Dharma.

Menurutnya, di tahun 2022 ini ada 56 Satgas PPA, dan pada kesempatan pengukuhan ini terdiri dari Ketua Dan Sekretaris selaku perwakilan 28 Kecamatan Se-Kabupaten Bojonegoro. “56 satgas tersebut dikukuhkan secara langsung oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah berdasarkan Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor :188/290KEP/412.013/2022 Tentang Satuan Tugas Perlindungan Perempuan Dan Anak Di Kabupaten Bojonegoro Tahun 2022,” katanya.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam sambutannya menyampaikan, kekerasan terhadap perempuan dan anak di era saat ini bukan saja hanya materi, tapi melainkan juga mengarah kepada jiwa, dalam arti bukan hanya harta bendanya yang diambil atau dicuri, namun juga pemiliknya terkadang mendapatkan intimidasi atau perlakuan kekerasan.

“Maka anak-anak pun juga wajib mendapatkan perlindungan, karena anak-anak belum cakap dalam berfikir serta memiliki tanggung jawab terhadap sosialnya,” ujar Bu Anna sapaan akrabnya.

Lebih lanjut Bupati mengungkapkan, dengan menurunya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bojonegoro ini berkat perhatian semua terutama Satgas PPA dalam upaya memberikan advokasi, menanggulangi atau mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bojonegoro.

“Maka dengan dilantiknya Pengurus PPA tingkat Kecamatan, Pemkab akan selalu sudi turun ke bawah untuk memberikan pembinaan dan pendampingan,”pungkasnya. (adv/mkr)