Angel Wes Angel… Lagi-lagi Pasangan Mesum Digerebek di Kamar Kos Harian Bojonegoro

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Satpol PP Bojonegoro saat menggerebek sebuah kos-kosan yang dijadikan ajang mesum pasangan bukan suami istri. (Nur Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro–Angel wes angel… Kata itu yang tepat disematkan kepada pasangan bukan suami istri yang nekat masih saja menyewa kamar di Kabupaten Bojonegoro. Walhasil, pasangan haram itu harus berurusan dengan Satpol PP.

Satuan penegak peraturan daerah itu menggelandang dua pasangan mesum sekaligus di kamar kos harian Desa Sukorejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, Rabu (5/8/2020) malam.

BACA JUGA :  Para Medis di Sidoarjo Gelar Upacara Pakai Baju Hazmat Merah Putih

Dua pasangan itu PR laki-laki 32 tahun asal Senori, Tuban. Dia berpasangan dengan perempuan asal Kecamatan Malo, Bojonegoro berinisial WA (26). Satu lagi pasangan yang ketahuan mesum di kos yakni EP (26) Kecamatan Bojonegoro, dia ‘mantap-mantap’ bersama kekasih haramnya  AO (28) yang juga beralamat di Bojonegoro Kota.

Pasangan bukan suami istri yang digerebek Satpol PP Bojonegoro saat menyewa kos harian. (Nur Afifullah/klikjatim.com)

Penggerebekan dua pasangan itu berawal dari laporan warga. Dari laporan itu, warga diresahkan dengan adanya pasangan suami istri menyewa kamar. Satpol PP pun langsung mendatangi lokasi.

“Kami sempat menunggu lama saat akan memeriksa pasangan yang masih dikamar dengan kondisi terkunci, dan kemudian di buka, ternyata mereka tidak bisa menunjukkan kalau dia suami istri,” kata Kasi Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Bojonegoro, Benny Subiakto saat dikonfirmasi klikjatim.com, Rabu (5/8/2020) malam.

BACA JUGA :  Terlibat Narkoba, Dua Pemuda Ujungpangkah Terancam Lebaran di Penjara

Benny mengatakan, dua pasangan itu saat dimintai surat bukti menikah tak bisa menunjukkan. Sementara kondisi pintu kamar kos tertutup dan terkunci.

“Akhirnya terpaksa kami bawa ke kantor Satpol PP,” kata Benny.

Mereka akan diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya. Masing-masing dari keluarga akan dipanggil untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. (mkr)