Ampun! Jambret di Surabaya Dihajar Massa Sampai Ndlosor dan Merintih Kesakitan

Reporter : M. Shohibul Anwar - klikjatim.com

Dua pelaku jambret di Surabaya ketangkap massa. (screenshot/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Umpatan, bogem mentah hingga tendangan maut dari puluhan warga tak bisa dihindari oleh RA (16) dan Ari Wibowo (25). Keduanya hanya bisa pasrah usai kepergok menjambret di Jalan Margomulyo, Surabaya.

BACA JUGA :  Jelang Idul Adha, Hewan Kurban di Gresik Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Kejadian itu juga sempat viral di media sosial dan sejumlah WhatsApp grup (WAG) pada Senin (8/2/2021) kemarin. Pantauan klikjatim.com, tampak dalam video berdurasi 1 menit 20 detik itu sejumlah warga beramai-ramai melayangkan bogem mentah ke arah pelaku.

Bahkan, meski dua pelaku tersebut merintih kesakitan dan meminta ampun. Tapi warga seolah tak peduli lantaran sudah terlanjur geram atas ulah keduanya. Beruntung saat itu ada polisi yang datang dan melakukan evakuasi.

Kanit Reskrim Polsek Tandes, Ipda Gogot Purwanto saat dikonfirmasi pun membenarkan kejadian penangkapan dua penjambret tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (7/2/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Ipda Gogot mengungkapkan, pelaku merupakan warga Surabaya. Pelaku RA berasal dari Tanjungsari dan Ari Wibowo merupakan warga asal Tanjungsari I Surabaya.

Dalam melancarkan aksinya, para pelaku mengendarai motor Satria FU. Saat itu, keduanya sedang menyasar pasangan suami istri tengah mengendarai motor Yamaha Jupiter bernopol K 3197 AP. Ketika itu korban hendak pulang dari Osowilangun ke Rungkut.

“Saat di Margomulyo tiba-tiba dipepet oleh pelaku dan (pelaku) langsung menarik tas korban,” ujar Ipda Gogot, Selasa (9/2/2021).

Tak mau menyerah, akhirnya aksi tarik-menarik pun tak terelakkan. Pelaku nekat menendang motor korban dan keduanya berakhir terjatuh.

“Saat itu ada pengendara tahu kalau jambret langsung membantu korban menangkap pelaku. Akhirnya warga juga banyak ikut bantu korban,” jelasnya.

Dari hasil interogasi petugas, kedua pelaku mengaku sudah beberapa kali beraksi melakukan penjambretan. Mereka pernah menjambret di kawasan Pakal, Benowo, Wonokromo dan Tandes.

Adapun barang bukti (BB) yang diamankan dari kejadian ini tas berwarna coklat milik korban yang berisi uang tunai, handphone dan surat-surat penting. (nul)