KLIKJATIM.Com | Nganjuk - Laka Lantas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu terjadi di Desa Selorejo Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, Rabu (9/9/20) sekitar pukul 11.30 WIB. Dump truk Nopol S 9346 HH dihantam kereta api kahuripan yang mengakibatkan sopir dum truk meninggal dunia di TKP.
[irp]
Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Marita Dyah Anggraini menjelaskan, kejadian ini bermula saat dum truk bermuatan pasir yang disupiri Imam Ahmadi (30) warga RT 03/RW 02 Dusun Pilangbango Desa Girirejo Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, berjalan dari arah selatan dengan kecepatan sedang.
Namun diduga kurang hati-hati dan pengemudi truk lalai saat menyeberang perlintasan kereta api tanpa palang pintu ke arah utara yang tanpa memperhatikan situasi arus lalu lintas. Tiba-tiba datang melaju Kereta Api Kahuripan Blitar-Bandung lokomotif 2030201 yang berjalan dari arah barat menuju timur, sehingga terjadilah kecelakaan tersebut yang mengakibatkan sopir dum truk meninggal dunia seketika di lokasi kejadian.
"Posisi sopir sudah terlempar kurang lebih 25 meter, sehingga meninggal di lokasi kejadian" jelas AKP Marita Dyah Anggraini.
Benturan antara dua trasportasi tersebut, mengakibatkan truk sampai berputar. Kepala truk yang mulanya menghadap ke utara, jadi menghadap ke arah berlawanan, sehingga kondisi truk ringsek tak berbentuk.
Agar tidak terjadi kemacetan petugas Satlantas Polres Nganjuk mendatangkan mobil derek untuk mengevakuasi bangkai dump truk dilokasi kejadian, sementara jenazah sopir Imam Ahmadi dievakuasi ke RSUD Nganjuk.
Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim
Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Marita Dyah Anggraini menghimbau agar masyarakat berhati-hati saat menyebrang perlintasan kereta api, terutama pengguna kendaraan, agar mengutamakan keselamatan. (bro)
Editor : Redaksi