KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pembelajaran daring siswa SD di Surabaya mendadak heboh karena di dalamnya terselip iklan porno.
[irp]
Dari video yang diperoleh tersebut, materi daring siswa SD yang tersisipi iklan porno ini beredar di WhatsApp dalam bentuk video. Dalam video itu, menunjukkan seorang guru sedang membaca dan membuka materi pembelajaran daring. Nah, di sela-sela soal atau materi itu terpampang iklan disertai gambar porno.
Materi daring siswa SD ini diduga sudah beredar di kalangan guru-guru pengajar di Surabaya.
Dewan Pendidikan Jatim, Isa Ansori mengatakan hal itu menjadi preseden buruk dalam pembelajaran daring. Ia meminta agar iklan tersebut segera dicabut.
[irp]
Baca juga: Sokong Pemulihan Aceh-Sumut, Pelindo Fasilitasi Distribusi 95 Ribu Ton Bantuan Kemanusiaan
Ia khawatir, semakin banyak materi-materi belajar daring yang disusupi oknum tidak bertanggungjawab yang ingin mengganggu dengan konten-konten yang berbau porno atau radikalisme.
"Kasus ini sebenarnya bukan kasus delik aduan, sehingga aparat kepolisian harus bertindak melakukan pengusutan, siapa yang menyisipkan konten porno di sela-sela materi daring siswa SD ini" tegas Isa seperti dikutip dari bangsaonline.com, Jumat (14/8/2020).
"Saat ini berisi konten porno, nanti bisa diselipi berbau radikal. Ini sangat berbahaya, merusak moral bagi anak-anak," imbuhnya.
Menurut Isa, jika aparat kepolisian tidak cepat bertindak, akan membahayakan, mengancam, dan merusak pola pikir anak-anak sebagai generasi muda. Apalagi kasus kekerasan seksual di Surabaya lumayan sering. (bro)
Editor : Wahyudi