Linmas di Bojonegoro Diminta Bisa Jelaskan ke Warga Hidup Normal Baru

klikjatim.com
Bupati Anna Mu'awanag saat memberikan arahan kepada petugas Linmas di Kecamatan Purwosari. (Nur Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Satuan Pelindung Masyarakat (satlinmas) di Kabupaten Bojonegoro diminta bisa menjelaskan kepada warga tentang kebiasaan baru selama pandemi covid-19. Pesan itu disampaikan Bupai Anna Mu’awanah saat bertemu anggota Linmas di Kecamatan Purwosari, Rabu (22/7/2020).

Anna mengatakan, dalam tugasnya Linmas menjadi garda terdepan melindungi masyarakat. Sebab, Linmas merupakan aparat sipil yang setiap hari berhubungan langsung di tengah masyarakat.

Baca juga: Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait

[irp]

"Maka dari itu perlu adanya penguatan terhadap anggota Linmas di tiap desa," ungkapnya

Harapannya, Linmas bisa menjelaskan kepada masyarakat terkait hidup normal baru selama pandemi covid-19. Diakui Anna masyarakat masih belum sepenuhnya beradaptasi dengan tatanan normal baru. Sementara pagebluk covid-19 ini belum diketahui kapan berakhir.

Baca juga: Dari Ekonomi hingga Literasi, Patra Logistik dan Universitas Airlangga Kolaborasi Jalankan Program TJSL di Surabaya

“Dokter sendiri menyampaikan bahwa covid-19 ini merupakan penyakit 1000 wajah karena ada yang mengeluarkan gejala, ada juga yang tidak mengeluarkan gejala. Maka dari itu kita memerlukan peran Linmas dalam menangani covid-19 ditingkat Desa,” jelas Anna.

[irp]

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim

Di Kecamatan Purwosari, di setiap desa terdapat 56 petugas Linmas. Selama kegiatan di desa, petugas Linmas selalu dilibatkan untuk menggawani keamanan dan ketertiban di tingkat desa.

“Selama ini Linmas menjadi kepanjangan tangan kepala desa, Linmas 24 jam ada untuk masyarakat. Ini perlu diapresiasi,” kata Camat Purwosari, Sugeng Firmanto. (mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru