KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Petugas di Kabupaten Bojonegoro berusaha terus mencegah para pemudik. Pos chek point di perbatasan kabupaten diperketat penjagaannya. Beberapa jalan alternatif juga telah disiagakan petugas.
Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Amirul Hakim mengatakan, lebaran idul fitri 2020 tahun ini berbeda dengan lebaran sebelumnya. Kali ini operasi dengan sandi 'Ketupat Semeru 2020' dipusatkan di perbatasan kabupaten. Penjagaannya akan diperketat agar lalu lintas pemudik terpantau.
Baca juga: Kepercayaan Jadi Fondasi Distribusi Energi, PT Patra Logistik Tunjukkan Perannya di ELSF 2026
[irp]
"Kami akan memperketat penjagaan di pos perbatasan menjelang idhul fitri ini. Kami sudah berkoordinasi dengan wilayah Polres Blora dan Polres Lamongan," katanya, di Bojonegoro, Rabu (20/5/2020).
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, Adie Witjaksono mengatakan, selain menyiagakan personel di perbatasan, sejumlah personel juga telah disiapkan di beberapa wilayah dalam kota. Beberapa jalan alternative yang biasanya digunakan pemudik sebagai jalur tikus untuk menghindari razia petugas juga telah dijaga.
Baca juga: Laka Maut di Tikungan Gumitir: Nekat Mendahului, Truk Hantam Pengendara Motor Hingga Tewas
“Nanti di kantor Uji Kir Kapas itu juga kita jadikan sebagai chek poin juga dalam kota. Nanti pemudik akan kami chek di situ,” katanya.
[irp]
Baca juga: Sakit Hati Berujung Pidana, Pemuda di Sampang Nekat Sebar Video Pornografi Hasil Rekam Layar
Adi mengatakan, saat ini beberapa jalur alternatif atau yang sering disebut sebagai jalur tikus seperti dari arah Baureno, Pohwates, Kepohbaru, Sumberrejo dan Balen telah dijaga petugas. Penjagaan itu akan dimulai tanggal 21-29 Mei 2020.
“Jalur alternatif atau jalur tikus itu kita ada yang jaga dari polisi, TNI, Dishub dan DInas Kesehatan,” terang dia. (mkr)
Editor : M Nur Afifullah