KLIKJATIM.Com | Kediri - Sebuah alat pemantau aktivitas vulkanik Gunung Kelud senilai Rp1,5 miliar dilaporkan hilang, diduga kuat akibat pencurian. Peristiwa ini diketahui setelah peralatan tersebut tidak lagi mengirimkan data sejak 8 September 2025.