Belasan Kabupaten dan Kota Sudah Siapkan Ruang Observasi di Tiap Desa/Kelurahan

klikjatim.com

KLIKJATIM.COM | Surabaya - Provinsi Jawa Timur memiliki 6.343 ruang Observasi Covid-19. Ruangan ini berbasis kelurahan/desa dan kecamatan di setiap Kabupaten atau Kota.

"Hari ini tercatat 6343 ruang observasi, baik berbasis desa/ kelurahan dan ada juga yang berbasis kecamatan, persentasenya  setara dengan 74,5 persen," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Surabaya.

Baca juga: Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Ajak Desainer Muda Jatim Terapkan Sustainable Design Dalam Peringati Hari Kartini

[irp]

Ketua Muslimat NU itu menjelaskan, dari data presentase tersebut kabupaten atau kota yang sudah memiliki ruang observasi presentasenya  100 persen ada beberapa. Diantaranya adalah Kabupaten Bojonegoro terdapat  419 desa dan 11 kelurahan, ditambah Kabupaten Sumenep dengan 330 desa dan 4 kelurahan, disusul Kabupaten Mojokerto dengan 299 desa dan 5 kelurahan. Kemudian Kabupaten Ponorogo 279 desa 26 kelurahan, Kabupaten Magetan 207 desa 28 kelurahan, Kabupaten Ngawi 213 desa 4 kelurahan, Kabupaten Banyuwangi 189 desa 28 kelurahan, Kabupaten Trenggalek 152 desa dan 5 kelurahan serta Kota Mojokerto 18 kelurahan.

Ruang observasi tersebut tidak hanya diperuntukkan untuk orang yang pulang dari daerah episentrum seperti pekerja migran Indonesia (PMI) dan juga dari Jabodetabek tetapi bisa dibuat untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) juga.

"Ruang observasi itu tidak hanya diperuntukan orang yang pulang dari daerah episentrum akan tetapi juga bisa dibuat ODP,"  ugakap Khofifah.

Baca juga: Misteri Jasad di Blega Terungkap: Ternyata Tangan Dingin Anak Tiri yang Mengakhiri Nyawa Ibunya

Mantan Menteri Sosial itu menyampaikan kepada pemerintah daerah yang sudah memberikan langkah-langkah preventif yang cukup maksimal. Salah satunya melalui ruang observasi tersebut.

[irp]

Dia juga meminta desa atau kelurahan yang belum memiliki ruang observasi segera membangun. Bisa dilakukan dengan cara gotong-royong.

Baca juga: Sengketa Lahan Desa Belun, BPN Bojonegoro Tegaskan Keabsahan Sertifikat Ahli Waris

"Yang kurang 20 persen mudah-mudahan bisa bergotong-royong," ujar Khofifah. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru