KLIKJATIM.Com | Gresik — PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) mengaku mendapatkan pesan dari Ketua DPR RI Puan Maharani untuk menggenjot produksi perusahaannya. Hal tersebut disampaikan kepada manajemen oleh Puan saat melakukan kunjungan kerja di perusahaan minyak goreng pada Rabu (2/3/2022).
Unit Business Head PT Wilmar Nabati Indonesia, Ridwan Brandes mengatakan selama berkeliling ke lingkungan perusahaan Ketua DPR RI Gresik meninjau fasilitas Consumer Pack (CPC). Di sela-sela kesempatan kunjungannya Wilmar itulah mendapatkan pesan agar terus menggenjot produksi.
Baca juga: Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi
"Kami sampaikan kepada beliau jika saat ini produksi berjalan normal. Ibu ketua DPR RI berjanji akan memberikan dukungan penuh kepada kami," ujar Ridwan saat ditemui wartawan.
Menurutnya dalam kesempatan itu Puan Maharani juga menanyakan kepada Wilmar, mengapa saat ini terjadi kelangkaan minyak goreng di pasaran.
Baca juga: Terseret Pancing ke Tengah Tambak, Pria di Menganti Ditemukan Meninggal Dunia Setelah 5 Jam Dicari
Mendapati pertanyaan tersebut Ridwan lantas menyampaikan jika saat ini banyak produsen minyak goreng skala mikro hingga menengah gulung tikar, akibat tidak mampu membeli bahan baku yang mengalami kenaikan. Hal inilah yang membuat produksi minyak goreng secara nasional mengalami fluktuasi.
"Kepada ibu Ketua DPR RI kami juga menyampaikan saat ini masih terjadi panic buying di pasaran sehingga begitu ada minyak datang langsung diborong. Kondisi ini harus dicarikan solusi agar masyarakat tidak membeli minyak dalam jumlah yang besar untuk disimpan," paparnya.
Baca juga: Semen Gresik Raih Top Brand Award 2026, Bukti Kepercayaan Konsumen Tetap Kuat
Lebih lanjut dalam rangka menyambut datangnya momen bulan puasa dan lebaran PT WINA telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengamankan produksi. Mulai dari memesan CPO, bahan baku, bahan pendukung hingga packaging sejak sejak jauh hari.
"Kami sudah persiapkan secara matang dari hulu ke hilir. Bahkan menjelang puasa ini, produksi kami mencapai 1.700 ton perhari," tandasnya. (nul)
Editor : Abdul Aziz Qomar