Atap Rusak Disangga Bambu, Kondisi Gedung SDN 2 Karangpatihan Ponorogo Memprihatinkan

klikjatim.com
Ruang kelas SDN 2 Karangpatihan Pulung Ponorogo rusak.

KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Siswa SDN 2 Karangpatihan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo harus belajar di bawah perasaan was-was. Pasalnya atap ruang kelas mereka hampir ambrol.

Pantauan di lokasi pihak sekolah pun harus memasang bambu untuk menahan atap yang hampir runtuh. "Ada 2 kelas yang kondisinya rusak, " ujad komite SDN 2 Karangpatihan, Ladi, Senin (17/1/2022).

Baca juga: Sengketa Lahan Desa Belun, BPN Bojonegoro Tegaskan Keabsahan Sertifikat Ahli Waris

Dia menjelaskan 2 kelas tersebut adalah ruang kelas 1 dan kelas 4.  Untuk 10 siswa kelas 1 mereka terpaksa pindah tempat belajar ke ruang UKS.

Sedangkan untuk kelas 4, sebanyak 12 siswa terpaksa tetap bertahan dibawah kekhawatiran. "Ya karena tidak ada ruang lain. Mereka bertahan tetapi agak menjauh dari atap yang bolong," tegasnya.

Ladi menyebut bahwa kerusakan sudah cukup lama. Terakhir rehap yang dilakukan di sekolah ini pada tahun 2008. Sedangkan umur sekolah ini sudah puluhan tahun.

Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro

"Saya sekolah disini itu tahun 1974. Berarti sudah puluhan tahun berdiri sekolahnya," tegasnya.

Saat ini Ladi bingung mau melapor kemana. Karena dia mengklaim sudah beberapa kali mengirim proposal kerusakan ke dinas pendidikan.

"Saya bersurat membuat proposal ke dinas tetapi tidak ada respon. Orang dinas hanya berkunjung selanjutnya tidak ada lagi tindakan," paparnya.

Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir

Pun terakhir, pihak Dindik berjanji akan melakukan perbaikan pada tahun 2021. "Ini sudah 2022 awal juga tidak ada," pungkasnya. (bro)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru