KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Setelah bertahan sekian lama di level 2 PPKM, mulai saat ini Kabupaten Tulungagung masuk dalam level 1 PPKM sesuai dengan Instruksi Mendagri.
Hal ini ditindak lanjuti oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan lintas sektoral guna memastikan langkah langkah yang akan diambil Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung.
Rakor dilaksanakan pada Rabu (05/01/2022) siang di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung, dalam rapat tersebut, Bupati sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Tulungagung mengingatkan pentingnya penerapan Prokes dalam kehidupan bermasyarakat sehari hari,walaupun saat ini sudah masuk level 1.
"Alhamdulillah kita sudah level 1, tapi ingat harus tetap menerapkan Prokesnya, jangan abai, jangan lupa," ujarnya.
Pihaknya menyebut, penegakan pendisiplinan masyarakat dan percepatan capain vaksinasi terutama untuk vaksinasi anak usia 6 - 11 tahun menjadi prioritas, namun vaksinasi bagi masyarakat umum dan Lansia yang belum mendapatkan vaksin kedua, juga menjadi perhatian pihaknya.
Terlebih saat ini ancaman varian baru Covid-19 sudah di depan mata, bahkan terdeteksi sudah masuk di Jawa Timur.
"Kita ada 89.276sasaran anak anak usia 6-11 tahun yang bisa mendapatkan vaksin, dan mereka ini akan menjadi sasaran, target kita secepatnya bisa terpenuhi mereka semua," jelasnya.
Maryoto mengakui, dengan adanya perubahan level ini, sejumlah pelonggaran juga akan dirasakan oleh masyarakat, seperti pelaksanaan pentas seni dan kebudayaan yang bisa dilakukan dengan syarat maksimal pengunjung 75�n harus menerapkan protokol kesehatan.
Kemudian pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) dengan durasi dan jumlah peserta didik yang lebih dilonggarkan, serta beberapa aturan lain termasuk jam buka tutup mall dan warung kuliner hingga kaki lima.
"Tentu saja kelonggaran akan diberikan, tapi harus tetap dengan menerapkan Prokes yang ketat," pungkasnya.
Masih menurut Maryoto, kendati kelonggaran diberikan namun pihaknya tetap meminta masyarakat menerapkan Protokol Kesehatan, sehingga potensi lonjakan kasus Covid-19 bisa diminimalkan. (bro)
Editor : Iman