KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Bersamaan hari pertama penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), puluhan murid Sekolah Luar Biasa (SLB) – B Dharma Wanita Sidoarjo yang berumur 6 sampai 11 tahun menjalani vaksinasi Covid-19 yang digelar Polresta Sidoarjo, Senin (3/1/2021).
“Kita terus memacu vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun. Mulai hari ini para siswa sudah bersekolah, sehingga vaksinasi kepada mereka bisa dimaksimalkan,” jelas Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro.
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
Menurutnya, vaksinasi tidak hanya digelar oleh Polresta saja. Namun juga Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo dan Kodim. “Vaksinasi bagi anak-anak ini juga untuk antisipasi masuknya virus baru omicron,” sambung Kusumo.
Dia menambahkan berdasarkan data terakhir di Indonesia ada 139 orang yang terjangkit omicron. Sedangkan di Jawa Timur sudah ada dua orang yagtelah terinveksi omicron.
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
“Di Kota Delta sendiri perlu ada antisipasi yang maksimal khususnya di Bandara Juanda. Kita uga rutin mengelar razia vaksin di perbatasan kota,” imbuh mantan Wakapolresta Banyuwangi ini.
Kusumo berpesan kepada seluruh masyarakat agar jangan meninggalkan protokol kesehatan (prokes).
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
Sementara itu Kepala Sekolah SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo mengatakan, vaksinasi kepada anak-anak berkebutuhan khusus sangat dibutuhkan karena sangat rentan terpapar virus. “Apalagi mulai hari ini, pembelajaran tatap muka secara penuh telah dimulai. Sehingga dengan telah menjalani vaksin maka anak-anak menjadi lebih terlindungi,” ucapnya.
Dia menjelaskan, jumlah murid SLB-B Dharma Wanita mulai tingkat taman kanak-kanak hingga SMA sebanyak 80 anak. “Muris SMP dan SMA semua sudah divaksin dosis lengkap. Siswa SD umur 12 tahun ke atas juga sudah tuntas. Untuk murid umur 6 hingga 11 tahun ada 22 siswa. Tadi yang 18 anak sudah divaksin. Sedangkan sisanya terkendala kesehatannya,” imbuhnya. (nul)
Editor : Satria Nugraha