Polisi Periksa 7 Saksi, Isu Santet Hewan Ternak di Pagerwojo Tulungagung

klikjatim.com
Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto usai mengunjungi warga desa Sidomulyo kecamatan Pagerwojo

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Isu santet hewan ternak berupa sapi dan kambing di desa Sidomulyo kecamatan Pagerwojo Tulungagung, mendapatkan perhatian dari Satreskrim Polres Tulungagung. 

[irp]

Baca juga: Optimalkan Lahan 23,7 Hektare, Lapas Bojonegoro Cetak Warga Binaan Terampil Sekaligus Dukung Ketahanan Pangan

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto usai mengunjungi warga desa Sidomulyo kecamatan Pagerwojo kemarin. Handono mengatakan, sejauh ini pihkanya telah memeriksa 7 orang saksi yang berkaitan dengan kematian sapi dan kambing di desa Sidomulyo. "Saksi yang kita periksa ada 7 orang, sejauh ini,"ujarnya.

Ketujuh orang tersebut adalah pemilik hewan yang mati,kemudian orang yang ikut menyembelih serta orang yang ada dalam video temuan benda asing di dalam lambung kambing yang viral tersebut.

"Ya mereka yang punya hewan itu,kemudian orang yang membantu menyembelih, terus ada beberapa orang lagi yang ada kaitannya dengan hal ini," jelas Handono.

Sejauh ini menurut Handono, belum ada pihak yang mengaku melihat langsung penemuan benda asing di dalam lambung hewan tersebut.

Baca juga: UMKM Rumahan Jember Sukses Pasarkan Kombucha, Raup Omzet Jutaan dari Tren Minuman Sehat

Pihaknya meminta masyarakat agar tidak mudah termakan isu isu santet hewan yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, isu yang berkembang liar bisa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah desa Sidomulyo kecamatan Pagerwojo Tulungagung.

"Kita minta masyarakat tidak mudah terpancing isu isu yang belum jelas kebenarannya, agar tidak menimbulkan fitnah," terangnya.

Selanjutnya menurut Handono, pihaknya tengah menunggu hasil analisa dari Dinas Peternakan Tulungagung yang telah menerjunkan tim dokter kesehatan hewannya, guna memastikan penyebab kematian 8 ekor sapi dan 1 ekor kambing tersebut.

Baca juga: Bojonegoro Naik Kelas, Beras Premium Rojo Nogo Siap Tembus Pasar Nasional

Sementara itu, Kades Sidomulyo Pagerwojo, Mulyono mengungkapkan hal yang sama. Pihaknya juga meminta warganya agar tidak larut dalam isu yang tidak jelas kebenarannya.

Serta meminta warganya untuk lebih fokus memperhatikan kesehatan hewan hewan piaraanya dan segera melapor kepada Dinas Peternakan apabila menemukan hewan piaraan yang dalam kondisi sedang sakit. "Sama mas, kita minta warga lebih fokus memperhatikan kesehatan hewannya saja, bukan isu isu itu," tuturnya.

Sebelumnya santer beredar kabar isu santet hewan di desa Sidomulyo, isu tersebut berkembang setelah sejumlah orang mengaku menemukan benda asing di dalam lambung sapi dan kambingnya yang mati. Mulai dari potongan besi, pasir,kerikil, kemudian tali plastik dan lain lain. (rtn)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru