Jika Ketahuan Nekat Mudik dari Surabaya Langsung Dikarantina, Biaya Ditanggung Sendiri

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Pemkot Surabaya bakal menindak para pemudik nakal. Jika ketahuan mereka akan langsung dikarantina dengan biaya sendiri.

[irp]

Baca juga: Sistem Kelistrikan Flores Pulih 100 Persen Pascagempa M7,7, PLN Pastikan Seluruh Pelanggan Kembali Menyala

Salah satu yang akan diawasi adalah travel gelap. Pemkot Surabaya telah menyiapkan 4 kendaraan pengangkut pemudik nakal. Kendaraan itu disiapkan di empat titik penyekatan di Surabaya.

"Ada empat armada truk milik satpol PP di Terminal TOW (Terminal Osowilangun), Merr, Bundaran Cito dan Suramadu," kata Febri, Senin (3/5/2021).

Febri mengatakan kendaraan itu disiagakan untuk antisipasi adanya penumpang dari travel gelap saat larangan mudik mulai diberlakukan.

Baca juga: Hadiri Penyerahan Remisi HUT Ke-81 RI di Lapas Porong, Sekdaprov Jatim sebut Remisi Titik Balik Warga Binaan

"Antisipasinya untuk travel-travel gelap. Penumpang travel gelap tujuan Surabaya akan langsung diangkut. Kemudian dibawa ke asrama haji, tidak perduli warga Surabaya dan warga luar kota akan dibawa ke sana (tempat karantina)," ungkap Febri.

Sedangkan untuk biaya karantina di Asrama haji, para penumpang travel gelap akan dikenakan biaya pribadi sebesar Rp 300 ribu per hari.

"Biaya satu orang berapa, Rp 300 ribu per hari selama lima hari," ungkap Febri.

Baca juga: Semarak HUT Ke-81 RI, Ribuan Siswa TK dan PAUD Pangarengan Sampang Ikuti Lomba Mewarnai

Sementara itu, untuk travel gelap di 17 titik di perbatasan Kota Surabaya. Nantinya kendaraan pribadi pelat luar Kota Surabaya akan diputar balik.

"Kalau untuk kendaraan pribadi langsung diputarbalikkan," tandas Febri. (mkr/hil)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru