KLIKJATIM.Com | Surabaya—Puluhan sopir dan karyawan bus Damri menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Perum Damri Cabang Surabaya, Senin (3/5/2021).
[irp]
Aksi itu merupakan yang kedua kalinya setelah pada Sabtu (1/5/2021) lalu, mereka sempat menggelar aksi serupa di Garasi Bus Damri, Jalan Jagir Wonokromo, Surabaya, namun belum mendapat jawaban dari pihak manajemen.
Tjatur, seorang driver Damri mengatakan, aksi unjuk rasa ini dilakukan menyusul tak kunjung lunasnya gaji para karyawan Damri sejak bulan Mei 2020 lalu.
"Gaji kami itu mulai tahun lalu ditunda, dicicil. Hingga sekarang yang terakhir ini dibayar Rp 1,2 juta. Apa cukup untuk keluarga," ujar Tjatur seorang driver Damri, Senin (3/5/2021).
Baca juga: Libur Long Weekend Kenaikan Isa Almasih, Penumpang KA di Jember Tembus 54 Ribu Orang
Selain itu, Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawan juga belum ada kepastian. Bahkan, jika tahun lalu mendapat Rp 4,2 juta namun tahun ini dikabarkan hanya mendapat sekitar Rp 1,8 juta saja.
"THR-nya belum ada kepastian. Sekarang ini saya mendapat bocoran katanya Rp 1,8 juta. Itu pun enggak diberikan semuanya. Dicicil lima ratus lima ratus," beber Tjatur.
Baca juga: Kabar Gembira! Polteknaker Perpanjang Pendaftaran SBP 2026 Hingga 27 Mei
Lebih lanjut, kata dia, jika memang tuntutan yang disampaikan belum juga dipenuhi, ratusan karyawan yang terdiri dari staff, sopir hingga mekanik tersebut akan melakukan mogok kerja.
"Sebagian ada yang bekerja, kalau nanti ini ketemu dengan direksi tidak menemukan kesepakatan, kami akan mogok total. Kami mogok kerja hanya sekedar menuntut. Tujuan kami hanya untuk mensejahterakan keluarga," tandasnya. (mkr)
Editor : Redaksi