KLIKJATIM.Com | Gresik — Sebuah dapur rumah di Desa Bulurejo RT 01 RW 01, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik ambruk usai tergerus derasnya air dari luapan sungai Kali Lamong. Peristiwa ini ambruknya bagian bangunan itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Selasa (16/3/2021).
[irp]
Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim
Posisi bangunan itu kebetulan berada di bantaran anak sungai Kali Lamong. Kondisi air saat itu memang sedang deras di wilayah yang memang dilanda banjir langganan tersebut.
Kepala Desa Bulurejo, Imam Shofwan saat dikonfirmasi membenarkan terkait adanya bagian rumah warganya yang ambruk karena diterjang banjir. “Iya benar mas, tadi malam sekitar pukul 23. 00 WIB. Ini sudah saya koordinasikan dengan Muspika setempat,” ujarnya, Rabu (17/3/2021).
“Ini segera disikapi oleh Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten untuk segera menuntaskan. Kita sering kumpul-kumpul, pertanyaan warga tetap sama sampai tiga periode ini. Saya tetap tanya, kapan normaliasai kali Lamong, kapan dibuatkan tanggul,” tuturnya.
Selain itu, banjir juga berimbas kepada petani tambak, dan petani padi. Yang hampir semuanya gagal panen. “Semoga bisa teratasi, air dari Jombang, Mojokerto airnya meluber ke Gresik,” imbuhnya.
Dan harapan kepada instansi terkait untuk bisa memprioritaskan plengsengan anak sungai Kali Lamong, yang berbatasan langsung dengan rumah warga. Karena sangat mengkhawatirkan.
Sementara itu Camat Kecamatan Benjeng, Suryo Wibowo mengatakan, pihaknya akan segera koordinasikan ke pihak dan instansi terkait di tingkat kabupaten.
“Enggeh suwun mas infonya (Iya, terima kasih informasinya), segera saya koordinasikan dengan instansi terkait,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui selelurnya.
Diketahui, di Kecamatan Benjeng Gresik total terdapat 12 desa yang terendam banjir. Lebih rinci ada ratusan hektare sawah dan beberapa fasilitas umum serta rumah terendam banjir. (nul)
Editor : Redaksi