Nasib 2.200 Calon P3K Guru Tulungagung Belum Jelas, Rekrutmen Tunggu Keputusan Pusat

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Tulungagung--Pemkab Tulungagung telah mengusulkan 2.200 guru sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) untuk formasi guru. Namun, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut terkait proses rekrutmen tersebut dari pemerintah pusat.

[irp]

Usulan P3K formasi guru itu diusulkan oleh Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian Dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Pemkab Tulungagung. Ada ribuan guru tidak tetap (GTT) yang telah masuk dalam daftar pokok pendidikan (dapodik) diusulkan sebagai pegawai pemerintah kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB).

“Petunjuk resmi sampai saat ini belum ada mas, jadi kalau ada yang bilang sekarang sudah mulai pendaftaran itu tidak benar,” kata Kabid Pengadaan Informasi dan Profesi ASN BPKSDM Pemkab Tulungagung, Pongki Kurniawan, Senin (15/2/2021).

Dijelaskan Pongki, sebanyak 2.200 formasi guru itu merupakan usulan dari Pemkab Tulungagung. Namun, pihaknya tidak bisa memastikan berapa jumlah formasi yang nantinya disetujui pemerintah pusat.

"Bukan tidak mungkin hanya separuhnya saja, atau sebagian saja tergantung kemampuan keuangan negara," tutur Pongki.

Sebab, lanjut Pongki, sumber pembiayaan proses penerimaan dan pembiayaan P3K juga belum final, sehingga pihaknya juga belum bisa memberikan banyak penjelasan.

“Ini juga masih belum ada kepastian, kalau mereka ini sudah masuk dan menjadi P3K, apakah penggajiannya akan dibiayai oleh APBN atau diserahkan ke daerah, kita masih menunggu informasi itu mas,” terangnya.

Jika memang sistem penggajian dibebankan kepada pemerintah daerah, maka bisa dipastikan Pemkab Tulungagung hanya mampu menggaji sesuai dengan jumlah ASN yang pensiun sesuai kemampuan daerah. Atau sekitar 900-an formasi.

“Koordinasi dengan Bagian Keuangan sudah dilakukan, kalau terpaksa diserahkan ke daerah maka kita mampunya, ya, menggaji sejumlah PNS yang akan pensiun di tahun ini saja, ada diangka 900-an, tapi kalau ada keputusan lain, ya, kita serahkan sesuai dengan perintah pimpinan” pungkasnya. (iman/mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru