80 Ribu Benih Lobster Senilai Rp 8 Miliar Diselundupkan Lewat Bandara Juanda Digagalkan

Reporter : Satria Nugraha - klikjatim.com

Petugas saat menunjukkan ribuan benih lobster yang akan dikirim ke Batam.

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo—Sebanyak 80 ribu benih lobster diselundupkan melalui terminal 1 Bandara Juanda, Surabaya berhasil digagalkan. Rencananya benur lobster senilai Rp 8 miliar itu bakal dikirim ke Pulau Batam.

BACA JUGA :  Website Tak Update, Diskominfo Klaim Sudah Perbaruhi Data Kepala Desa

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda, Budi Harjanto mengatakan, upaya pengiriman benih lobster tersebut berhasil diungkap, Kamis (15/4/2021) pada pukul 04.00 WIB. Ribuan benih lobster tersebut akan diterbangkan menggunakan pesawat Citilink nomor penerbangan QG-950.

“Berawal dari informasi yang diperoleh, akan ada pengiriman benih lobster dari Surabaya ke Batam pada minggu-minggu ini. Kemudian informasi tersebut segera ditindaklanjuti dengan pengawasan di area cargo Terminal 1 Bandar Udara Juanda,” terang Budi, Kamis (15/4/2021) sore.

Dari informasi tersebut, petugas kemudian mempertebal pengawasan barang di area cargo domestik dan area keberangkatan domestik Terminal 1. Kemudian sekitar pukul 10.00 WIB sewaktu dilakukan pengawasan terdapat beberapa kemasan yang dicurigai.

“Dari hasil pengawasan petugas, sekira pukul 11.00 WIB, Tim P2 KPPBC Juanda mencurigai paket cargo berupa 2 koli dengan Surat Muatan Udara (SMU) Nomor 888-43714650 dengan keterangan berisi garmen dan elektronik,” lanjut Budi.

Setelah dilakukan pemeriksaan dengan pihak maskapai penerbangan dan Ekspedisi Muatan Pengangkutan Udara ditemukan karton, yang masing-masing karton berisi 40 kemasan.

Untuk memastikan jumlah tersebut, kemudian dilakukan pemeriksaan dan pencacahan sehingga ditemukan 80 kantong plastik, yang masing-masing plastik berisi 1.000 ekor benih lobster jenis Pasir. Perkiraan nilai  80.000 ekor benih lobster tersebut berkisar Rp 8 milliar.

“Dari Batam, benih-benih lobster tersebut akan dikirim ke Vietnam,” imbuh Budi.

Meskipun upaya ilegal pengiriman benih lobster ke Batam telah diungkap beberapa kali, namun hingga kini tersangka pegirim belum berhasil ditangkap. (mkr)