65 Mahasiswa Wuhan Asal Jatim Segera Pulang

Reporter : Niam Kurniawan - klikjatim.com

Mahasiswa yang baru pulang dari Wuhan dan menjalani karantina di Natuna Kepri. (ist/antara news.com)

KLIKJATIM.Com I Surabaya – Sebanyak 65 mahasiswa asal Jawa Timur yang kuliah di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina segera dipulang ke daerah asalnya. Mereka akan berangkat dari pusat karantina WNI di Pulau Natuna, Kepulauan Riau.

Pemrov Jatim memastikan mereka dalam kondisi sehat dan dinyatakan bebas dari penyakit akibat virus Corona oleh Kementerian Kesehatan. Sebanyak 65 warga Jawa Timur yang pulang masing-masing dari Sidoarjo 3 orang, Surabaya 34 orang, Tuban 1 orang, Banyuwangi 1 orang, Bojonegoro 1 orang, Bondowoso 1 orang, Gresik 1 orang, Jember 1 orang, Kediri 4 orang, Lamongan 2 orang, Lumajang 4 orang, Malang 7 orang, Pamekasan 1 orang, Ponorogo 1 orang, dan Probolinggo 3 orang.

BACA JUGA :  Karena Sikap Sabarnya, Guru Nur Kalim Patut Dijadikan Duta Guru Teladan

“Para mahasiswa asal Jatim yang jumlahnya 65 dari Wuhan Cina yang sekarang dikarantina di Natuna, Kepulauan Riau sudah bisa pulang ke rumah, Sabtu besok,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawangsa, Jumat (14/2/2020).

Dikatakan, seluruh mahasiswa tersebut oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dinyatakan sehat, bebas dari virus Corona. “Kami akan kawal betul proses pemulangannya. Memastikan ke 65 orang tersebut bisa kembali sehat dan kembali berkumpul dengan keluarganya. Kepulangan mereka sudah ditunggu-tunggu keluarga,” ujar Khofifah.

Dia berharap, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan dalam merespon kepulangan WNI asal Wuhan, karena dipastikan dalam kondisi sehat. “Mereka mengantongi surat keterangan sehat dari Kemenkes, jadi tidak perlu hawatir,” terangnya.

BACA JUGA :  Polda Tak Menahan Tersangka Mahmud, Inilah Jawabannya

Kendati demikian, seluruh masyarakat tetap diminta waspada terhadap ancaman penularan virus corona tersebut, dengan terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menganggap sepele ketika ada anggota keluarga yang mengalami gejala layaknya mereka yang terinfeksi virus corona.

Pemprov Jatim menyiapkan tiga rumah sakit untuk memberikan layanan terkait ini yaitu RS. dr. Soetomo Surabaya, RS. Dr. Syaiful Anwar Malang dan RS. dr. Soedono Madiun. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten/Kota untuk ikut memantau kesehatan orang-orang yang datang dari negara terjangkit.

“Alhmadulillah, hingga saat ini belum ada ditemukan pasien yang terdeteksi terjangkit virus corona,” pungkasnya. (nk/nul)