58 Peserta CPNS di Tulungagung Gagal Sebelum Berperang, 2 Orang Tunggu Penjadwalan Ulang

Reporter : Iman - klikjatim.com

Peserta SKD CPNS saat bersiap melakukan ujian. (ist)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Pelaksanaan tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS tahun 2021 berlangsung selama 5 hari di Tulungagung. Yaitu dimulai sejak Senin (20/9/2021) kemarin.

BACA JUGA :  Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Selama Hari Raya Nyepi

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Panselda Kabupaten Tulungagung, tidak semua peserta yang mendaftar mengikuti SKD CPNS. Pada hari pertama kemarin, ada 58 peserta dipastikan tidak bisa hadir. Giliran pada hari kedua yaitu hari Selasa (21/9/2021) ini dipastikan 2 peserta tidak hadir karena terkonfirmasi positif Covid-19.

Anggota Panselda, Pongky Kurniawan mengatakan, 58 orang yang tak hadir pada hari pertama tidak memberikan alasan ketidak hadiran mereka. Sehingga bisa dipastikan yang bersangkutan gagal lolos ke seleksi berikutnya.

“Data di kami ada 58 yang tidak bisa hadir pada pelaksanaan seleksi di hari pertama kemarin,” ujarnya.

Berbeda dengan 2 peserta yang menyampaikan alasan ketidak hadirannya karena terkonfirmasi Covid-19. Kata Pongky, nanti Panselda akan melaporkan ke Panselnas untuk mendapatkan jadwal tes ulang.

“Kalau hari ini sudah ada 2 yang mengabarkan kalau dirinya terkonfirmasi Covid-19, sehingga melapor ke Panselda dan akan menjalani reschedule,” ucapnya.

Pongky mengaku, pihaknya juga menyediakan 6 bilik khusus yang terpisah dari ruang ujian. Bilik ini digunakan untuk peserta tes yang dalam kondisi tidak sehat namun negatif Covid-19.

Artinya, peserta yang dipastikan positif Covid-19 untuk sementara tidak bisa mengikuti tes dan akan mengikuti tes ulang dikemudian hari.

“Sebenarnya ada 6 bilik yang terpisah dan bisa digunakan untuk tes. Namun, ini (bilik) digunakan untuk peserta yang negatif Covid-19 yang dalam kondisi kurang sehat sesuai keterangan dari tim medis saat berada di lokasi tes,” ungkapnya.

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 menjadi salah satu syarat utama dalam SKD CPNS kali ini.

Tidak hanya harus negatif Covid-19, namun peserta juga harus menunjukkan bukti sudah menjalani vaksinasi dan surat keterangan dari dokter apabila yang bersangkutan terpaksa tidak bisa mendapatkan vaksin Covid-19 dalam waktu dekat. (nul)