21 Warga Trajeng Positif, 7 Di Antaranya Anak-anak dari Klaster Ziarah Pasuruan

Reporter : Didik Nurhadi - klikjatim.com

Warga Trajeng Pasuruan menjalani pemeriksaan swab antigen untuk melacak klaster ziarah

KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Sebanyak 21 orang warga Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan dinyatakan positif covid-19. Tujuh di antaranya adalah anak-anak yang tertular dari klaster ziarah.

BACA JUGA :  Diduga Dibocorkan Oknum Satpol PP Sendiri, Operasi PSK Tretes Sering Nihil

Jumlah itu diketahui setelah Dinkes Pasuruan Kota melakukan swab antigen kepada 142 orang.   Dari pendataan yang dilakukan, mereka yang dinyatakan positif itu tersebar di RT 01, 02, 03, di RW 01; dan RT 01 di RW 03.

Catatan Dinkes Kota Pasuruan, dari sisi umur, 7 diantaranya masih berusia dibawah 15 tahun. Paling muda yakni anak-anak yang masih berusia 7 tahun.

“7 diantaranya di bawah 15 tahun, tentunya sangat memprihatinkan. Paling muda yakni 7 tahun,” kata Sheirly Marlena, Kepala Dinas Kota Pasuruan.

Sementara itu, kondisi 21 warga yang positif 7 di antaranya juga mengalami keluhan ringan, yakni hanya batuk dan pilek. Pihaknya akan terus melakukan pemantauan kepada warga yang memiliki gejala.

 

Sheirly Marlena menambahkan, untuk 21 orang yang positif nantinya akan ditempatkan di rumah karantina, di Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. “21 orang tersebut besok akan di PCR,” kata Shierly.

Sementara itu, pihaknya akan terus melakukan tracing dan tracking. Hal itu dilakukan karena jarak ziarah dan swab terpaut dua pekan. Aktifitas warga di 2 RW di Kelurahan Trajeng mulai tanggal 6 Juni 2021 hingga saat ini akan terus dipantau.

“Besok juga, akan terus kami lakukan tracing dan tracking,” tuturnya.

Sekedar diketahui, Kota Pasuruan kembali masuk zona merah Covid-19, setelah ditemukan kluster ziarah makam yang terjadi di kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggung.

“Dengan berat hati saya mengumumkan Kota Pasuruan kembali masuk zona merah,” kata Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat memimpin rapat dadakan penanggulangan Covid-19 di Pendopo Kota Pasuruan. (ris)