2 Dari 7 Pelaku Pembunuhan Mayat di Tol Kebomas Tertangkap, Korban Dibunuh Karena Hamili Istri Pelaku

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo saat menunjuk dua tersangka dan barang bukti pembunuhan mayat di Tol Kebomas. (Miftahul Faiz/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik– Satreskrim Polres Gresik berhasil mengamankan dua pelaku pembunuhan mayat yang dibuang di Tol Kebomas pada Kamis (9/1/2020). Korban dibunuh oleh 7 orang lantaran salah satu pelaku istrinya dihamili korban. Polisi baru mengamankan 2 pelaku, yakni Sugianto dan Rohman.

Sugianto ditangkap dirumahnya Kembang Timur, Ketapang Timur, Ketapang, Sampang Madura atas bantuan Polres Sampang. Dan Rohman ditangkap di Jalan Kedondong, Waturejo, Arut Selatan, Kotawiringin Barat, Kalimantan Tengah.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menjelaskan kronologi pembunuhan berencana ini bermula saat korban Mad Molla seminggu meninggalkan Sampang dan bersembunyi di kosan Gresik. Karena korban Mad Molla sadar hubungan gelapnya dengan seorang wanita inisial S sejak 2018 sampai hamil lima bulan diketahui suaminya yang  bekerja sebagai TKI di luar negeri.

BACA JUGA :  Selama Mei, 102 Warga Ponorogo Meninggal Karena Covid

“Mengetahui istri hamil lima bulan, suami wanita ini langsung pulang dan berbicara bersama teman-temannya,” kata Mantan Kapolres Jember itu.

Kemudian Sugianto membujuk korban yang bersembunyi di Gresik dan diajak keluar dari persembunyiannya di kosan Gresik. Dengan mobil Avanza Silver, keduanya bersama Matribun yang berstatus DPO kemudian meluncur menuju Tol Kebomas. Sesampainya di Tol Kebomas, keduanya berpindah kendaraan masuk mobil avanza hitam yang dikendarai Rohman.

“Rohman yang berhasil ditangkap sebagai pengemudi mobil Avanza hitam yang membawa korban bersama para pelaku lainnya,” jelasnya.

Dalam mobil korban diapit dua orang dan dijaga di depan satu orang, di belakang satu orang. Korban diajak bicara baik-baik dan tidak lama kemudian korban dijerat tali tampar warna biru, dicekik hingga tewas. Lalu mayatnya dibuang di Exit Tol Kebomas Km 16.

“TKP pembunuhannya antara Tol Manyar dan Exit Tol Kebomas,” pungkas Perwira yang menyandang dua melati dipundaknya.

Kedua tersangka yang diamankan diamankan atas solidaritas keluarga. Keduanya masih sepupu dengan korban sehingga bisa mengajak korban keluar dari persembunyiannya. Kedua tersangka dalam penyidikan mengakui memang telah mengetahui pembunuhan berencana tersebut.

Para tersangka  dijerat Pasal 340 subsider 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Polres Gresik berterimakasih pada Reskrim Polsek Kebomas, Kanit Pidum, Kasat Reskrim dan Polres Sampang atas ungkap kasus ini.

BACA JUGA :  Tok! Machfud dan Eri Resmi Tanding di Pilwali Surabaya

Seperti diberitakan sebelumnya, Mad Molla mantan residivis curanmor tahun 2017 dengan vonis 1 tahun dua bulan dan juga DPO narkoba di Sampang ditemukan tewas mengenaskan di Tol Kebomas. (iz/bro)