2 Bulan Dioperasikan, 56 Pelanggar ETLE di Tulungagung Terjaring

Reporter : Iman - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Tulungagung–Sejak diberlakukan pada akhir bulan Juli 2021 yang lalu, kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) di Tulungagung telah merekam 56 pelanggaran lalu lintas.

BACA JUGA :  Gempa di Jatim Juga Dirasakan Warga Banyuwangi

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Mohammad Bayu Agustyan yang dikonfirmasi pada Minggu (26/9/2021) mengatakan, dari satu lokasi ETLE yang terpasang di simpang empat tamanan, arah ke timur dan ke barat, tercatat 56 pelanggaran yang didominasi oleh pengguna roda empat.

“Total hingga hari ini ada 56 pelanggar lalu lintas yang terekam di data kami,” ucapnya.

Bayu mengungkapkan, tak hanya kendaraan dengan plat nomor dari Tulungagung saja, kendaraan dari luar kota juga tercatat banyak melanggar.

Sebagian besar merupakan pelanggar marka dan lalu lintas, seperti menerobos lampu merah, atau berhenti di ruas jalan yang salah saat lampu merah menyala.

“Sebagian besar R4, ada yang dari luar kota dan ada juga yang dalam kota,” ucapnya.

Bayu mengakui, jumlah pelanggar selama 2 bulan pelaksanaan ETLE ini terbilang sedikit jika dibandingkan dengan saat ujicobanya, di mana rata rata dalam sehari saat ujicoba dilakukan, pihaknya bisa menemukan 10 pelanggaran lalu lintas.

Menurutnya, hal ini terjadi karena dalam masa penerapan sanksi ETLE ini, pihaknya memaksimalkan fungsi petugas verifikasi yang akan memverifikasi validitas pelanggaran lalu lintas yang terjadi.

“Karena kan kita punya petugas verifikasi, nah petugas ini yang akan memastikan jenis pelanggaran dan kapan pelanggaran serta lain lain,” ucapnya.

Dia berharap, dengan penerapan ETLE ini, kepatuhan pengguna jalan dalam berlalu lintas semakin meningkat dan potensi kecelakaan bisa diminimalkan.(mkr)