14 Warga Kecamatan Karangrejo Tulungagung Reaktif

Reporter : Redaksi - klikjatim

Wakil Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Tulungagung Galih Nusantoro

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Sedikitnya 14 warga di Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung dinyatakan reaktif dalam pemeriksaan rapid tes. Mereka ini merupakan orang yang berdekatan dengan pasien dalam pengawasan (PDP).

BACA JUGA :  Suami Awasi Situasi dan Istri Bertugas Embat Hape, Inilah Profesi Pasutri Maling asal Surabaya

Wakil Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Tulungagung Galih Nusantoro menjelaskan, pemeriksaan rapid tes dilakukan setelah pihaknya melakukan pelacakan atau tracing di salah satu desa di Kecamatan Karangrejo.

“Dalam tracing dilakukan kami menemukan satu pasien PDP asal Kecamatan Karangrejo reaktif . Kami kembali menemukan 14 orang yang reaktif rapid test dan sekarang sudah dikarantina di rusunawa IAIN Tulungagung,” jelas Galih.

Dikatakan, awalnya pasien berinisial RA asal Kecamatan Karangrejo ini mengeluh sesak, batuk, dan memiliki gejala pneumonia. Sehingga petugas menetapkannya sebagai PDP dan dilakukan rapid diagnostic test (RDT). Hasilnya RA reaktif. Untuk itu, petugas melakukan tracing ke puluhan orang yang pernah kontak dengan RA.

“Mereka merupakan keluarga dan lingkungan di sekitar tempat tinggalnya. Hasilnya, petugas menemukan 14 orang reaktif. Dari 32 orang yang kami lakukan RDT, ditemukan 14 orang reaktif. Termasuk keluarga dan warga lingkungan sekitarnya,” ujar Wakil Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Tulungagung.

BACA JUGA :  Bobol Rumah Tetangga, Aksi Gatot Gagal Total
.
Pria yang juga menjabat sebagai Kabag Humas Protokol dan Kerja Sama Antar Kepala Dinas Pemkab Tulungagung ini mengatakan, akan mengembangkan penelusuran ke wilayah sekitar tempat tinggal. Rencananya, hari ini petugas akan melakukan RDT masal.

Selain itu, tim GTPP Covid-19 Kabupaten Tulungagung juga mendapat bantuan dari provinsi RDT masal. Ini menyasar sekitar 739 orang, terdiri dari OTG dan PDP di Tulungagung. “Kuotanya 739, tapi petugas sanggup hingga 765. Sasarannya seluruh OTG dan PDP di Tulungagung dan fokus besok (hari ini, Red) adalah di Karangrejo dulu. Akan meluas ke wilayah lain sampai ke beberapa hari ke depan,” ungkapnya. (hen)