1.200 PMI asal Tulungagung Habis Kontrak, Satgas Covid-19 Siapkan Regulasi Pemulangan

Reporter : Iman - klikjatim.com

Maryoto memberikan keterangan pers.

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Sesuai dengan data yang dimiliki oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tulungagung, saat ini terdapat 18000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Tulungagung di luar negeri.

BACA JUGA :  Dinkes Pasuruan Tidak Hadir Rapat Bersama DPRD Bahas Covid-19

Dari jumlah tersebut, diperkirakan lebih dari 1200 PMI memasuki masa habis kontrak dan tetap akan pulang ke tanah air pada masa larangan mudik kali ini.

Mengantisipasi hal tersebut, Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung. Maryoto Birowo menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan lintas sektoral guna mentaati regulasi kepulangan PMI di masa larangan mudik.

“Kita lakukan rapat koordinasi dengan lintas sektoral, dengan TN,Polri juga kita libatkan untuk memastikan regulasi kepulangan PMI yang habis kontrak,” jelasnya.

Pemeriksaan kesehatan sudah dilakukan ketika PMI turun dari pesawat, kemudian untuk menunggu hasil rapid antigen, PMI diminta menjalani isolasi hingga hasilnya keluar di Asrama Haji.

Bagi yang negatif bisa langsung dijemput Satgas Covid-19 Tulungagung untuk pulang ke Tulungagung, sedangkan untuk yang terkonfirmasi harus menjalani perawatan di Rumah Sakit lapangan.

“Yang terkonfirmasi langsung dirawat di Rumah Sakit lapangan, untuk yang negatif bisa dijemput pemdanya masing masing termasuk Tulungagung,” jelasnya.

Maryono menjelaskan, sesampainya di Tulungagung, mereka yang negatif harus menjalani isolasi selama 5 hari di lokasi yang disediakan oleh Satgas Covid-19, kemudian pada hari kelima yang bersangkutan harus menjalani pemeriksaan kesehatan lagi sebagai upaya antisipasi.

“Kenapa harus 5 hari karena hari kelima ini akan dilakukan pemeriksaan kesehatan lagi, guna antisipasi sebelum diperbolehkan kembali ke rumahnya,” tutur Maryoto.

Sementara itu untuk PMI yang kontraknya belum habis namun mendapat cuti dari pihak perusahaan, Maryoto meminta mereka untuk tidak pulang dulu selama ada larangan mudik. (bro)