11 Bandar Narkoba Langganan ABG Mojokerto Diciduk

Reporter : Tsabit Mantovani - klikjatim.com

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menunjukkan narkoba barang bukti yang disita dari 11 tersangka.

KLIKJATIM.Com | Mojokerto – Satuan Reserse Narkoba Polres Mojokerto, berhasil meringkus 11 tersangka pengedar narkoba dengan konsumen para remaja. Dari belasan tersangka tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa 11,83 gram sabu dan ratusan butir pil dobel L lainnya.

BACA JUGA :  Bupati Jember Faida Lakukan Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Bagikan Masker

Dari total 11 tersangka yang diamankan tersebut, 7 orang di antaranya ditangkap oleh Satres Narkoba Polres Mojokerto. Sedangkan 3 tersangka merupakan tangkapan Polsek Mojosari, serta 1 tersangka diringkus Polsek Jatirejo.

Dari total penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa 80,22 gram dari Satres Narkoba Polres Mojokerto beserta ratusan butis pil dobel L. Sementara barang bukti dari polsek jajaran 3,61 gram. Dengan demikian total barang bukti sabu seberat 11,83 gram.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menyatakan, operasi narkotika yang berhasil mengamankan 11 tersangka ini dimulai sejak 25 Juni 2020 hingga 13 Juli 2020. Sasaran peredarannya yakni para remaja dan anak usia produktif.

“Sasaran peredarannya yakni para remaja dan anak usia produktif. Sedangkan para tersangka juga berperan sebagai Bandar dan pengantar. Semuaya juga sebagai pemakai barang tersebut,” ungkap Dony kepada wartawan saat konferensi pers di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Senin (13/07/2020).

BACA JUGA :  Mohammad Miyadi Terpilih Sebagai Ketua DPC PKB Tuban

Dari banyaknya peredaran narkotika di kalangan remaja tersebut, lanjut Dony, pihaknya akan melakukan sejumlah metode pencegahan. Yakni dengan preventif dan preemtif di kalangan remaja maupun tokoh-tokoh pemuda dan masyarakat. Selain itu pihaknya juga tak segan menindak tegas para pengedar dan bandar narkotika.

“Kita akan mencoba mendekatinya dengan cara preventif dan preemtif. Cara ini akan lebih baik untuk mencegahnya. Namun kita juga akan menindak tegas bagi para pengedar dan bandarnya,” pungkas mantan Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya ini. (mkr)