Dialog Kebhinekaan, Inilah Pesan Politisi Muda Gresik kepada Mahasiswa dan Elemen Kepemudaan

Anggota DPRD Gresik, Fandi Ahmad Yani (kanan) saat menyampaikan materi dalam dialog ilmiah bersama mahasiswa dan tokoh masyarakat. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com ǀ Gresik – Anggota DPRD Gresik, Fandi Ahmad Yani mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap bersatu. Jangan ada perpecehan karena perbedaan. Perkuat keberagaman melalui persatuan dalam berbangsa dan bernegara.

Pesan tersebut disampaikan Gus Yani—sapaan Fandi Ahmad Yani—saat menjadi pembicara dalam dialog kebangsaan, yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Gresik di sebuah cafe di kawasan Perumahan Permata Suci (PPS), Senin (9/9/2019) malam.

BACA JUGA :  Semangat NKRI, Masyarakat Gelar Jalan Sehat Bhinneka Tunggal Ika

“Jangan sampai ada perpecahan dalam keberagaman. Anggaplah perbedaan ini sebagai anugerah yang besar. Ibarat pelangi, itu (perbedaan) sangat indah,” ujar politisi muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang mendapat kepercayaan dari DPP untuk menjabat Ketua DPRD Gresik periode 2019-2024.

Selain Gus Yani, juga nampak beberapa tokoh sebagai pembicara dalam dialog bertemakan ‘Menjaga Persatuan NKRI Demi Terciptanya Kebhinekaan yang Bermartabat’ tersebut. Di antaranya politisi senior dari PKB, M Syafi’AM; Presidium Korps Alumni HMI (KAHMI), Saifuddin Ghozali, serta jajaran muspika dari unsur TNI dan Polri setempat.

BACA JUGA :  Menang Lomba Menulis, Pelajar Driyorejo Raih Hadiah ke Singapura

Beberapa elemen organisasi masyarakat (ormas), buruh, dan mahasiswa juga hadir dalam dialog kali ini. Seperti Pemuda Pancasila, Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) komisariat Universitas Muhammadiyah. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UISI, BEM Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), BEM Universitas Gresik, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), serta Gerakan Pemuda  ANSOR.

“Ngopi santai berdialog ini bertujuan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kaum pemuda untuk dapat memahami kemerdekaan dan menjaga persatuan bangsa,” terang Ketua HMI Gresik, Faruq. (iz/roh)