Bayar Nasi Boran Bisa dengan LA Pay

Bupati Lamongan Fadeli tengah mempraktekkan pembayaran nasi boran dengan LA Pay. Achmad Bisri/klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Lamongan – Dompet digital ala Kabupaten Lamongan, LA Pay terus didorong penggunaannya. Bahkan Bupati Lamongan Fadeli turun gunung mengkampanyekan sistem pembayaran digital ini.  Secara resmi penggunaan LA Pay sebagai pembayaran non tunai milik Lamongan pada 1 September 2019 mendatang. “Saya akan membuktikan bahwa Lamongan bisa menjelma menjadi kabupaten digital. Sarapannya tetap nasi boran, tapi pembayarannya tinggal klik di handphone saja, beres,” ujar H. Fadeli SH MM saat sosialisasi penggunaan LA Pay kepada pelaku usaha Lamongan di Pendopo Lokatantra, Selasa (20/8).

BACA JUGA :  Majalah Gema Petrokimia Gresik Raih 5 Penghargaan

Dalam sesi sosialisasi kali ini Pemkab Lamongan mengundang para pelaku usaha kecil maupun besar, termasuk sejumlah penjual nasi boran. Juga diundang pengelola lembaga pendidikan, dan takmir masjid. Mereka ini nantinya yang akan menjadi mitra LA Pay untuk transaksi pembayaran non tunai.

 

Meski mengusung nama Lamongan, LA Pay ini berlaku global, karena aplikasinya bisa diunduh di toko aplikasi android dan digunakan sebagai pembayaran di berbagai merchant. Termasuk transaksi kuliner khas Lamongan, nasi boran, menjadi salah satu sasaran penggunaan LA Pay. “Sekarang sudah eranya digitaliasasi, siapapun harus mengupgrade diri. Termasuk para penjual nasi boran,” kata Fadeli.

Fadeli optimis LA Pay akan menjadi pioneer di Indonesia, transaksi pembayaran non tunai dari pemerintah daerah yang bisa digunakan di seluruh Indonesia. Sementara Sekkab Yuhronur Efendi menjelaskan sosialisasi akan terus digalakkan Pemkab Lamongan hingga Launcing LA Pay pada tanggal 1 September nanti.  Melalui LA Pay, terang dia, proses transaksi akan semakin mudah. Hal ini sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan Lamongan Digital Society.

BACA JUGA :  Gubernur Jatim Kenalkan Jenis Padi Ratun, Sekali Tanam Bisa Lima Kali Panen

Dia menjelaskan LA Pay ini selain memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam bertransaksi, juga memperkuat ketahanan ekonomi di Lamongan. Karena dari setiap transaksinya, ada kontribusi keuntungan yang bisa digunakan untuk pembangunan Lamongan.  “Sehingga transaksi dengan LA Pay tidak hanya bermanfaat bagi penggunanya, namun juga memberi manfaat bagi Lamongan,” harap Yuhronur Efendi Sekkab Lamongan. (bis/rtn)